Jasa Pembuatan Web Sekolah/umum Go Design [klik untuk model]

Harga Rp.3000.000-5000.000

Jasa Pembuatan Blog Pembelajaran/Umum Go Design [klik untuk model]

Harga Rp.500.000-600.000

Perbaikan dan Instalasi PC/Laptop Klik Untuk Rincian Harga

Harga Instalasi Rp.95.000 Win+Ofice. Perbaikan Rp.65.000

Saturday, 7 November 2015

Kamus Sosiologi Materi Kelas XI Bab 2. Konflik dan Integrasi Sosial [KTSP]

Akulturasi (cultural contact):Percampuran dua kebudayaan atau lebih yang saling bertemu dan saling mempengaruhi.

Arbitrasi (arbitration):Upaya penyelesaian konflik dengan menggunakan orang/pihak ketiga yang memberi keputusan dan diterima serta ditaati oleh kedua belah pihak.

Asimilasi:Proses bertemunya dua atau lebih kebudayaan yang saling berinteraksi, kemudian masing-masing kebudayaan melebur dan membentuk kebudayaan baru.

Consensus (konsensus):Kesepakatan atau pemufakatan bersama yang dicapai melalui kebulatan suara.

Deprivasi relatif:Kehilangan rasa memiliki

Etnosentrisme:Sikap atau pandangan yang berpangkal pada masyarakat dan kebudayaan sendiri, biasanya disertai dengan sikap dan pandangan yang merendahkan masyarakat dan kebudayaan.

Imperative coordinated associations:Asosiasi yang dikoordinasikan secara paksa

Integrasi fungsional:Integrasi sosial yang terbentuk karena ada fungsi-fungsi tertentu dalam masyarakat.

Integrasi koersif:Integrasi yang terbentuk berdasarkan kekuasaan yang dimiliki penguasa.

Integrasi normatif:Integrasi yang terbentuk karena adanya norma-norma yang berlaku di masyarakat.

Integrasi sosial:Proses penyesuaian di antara unsur-unsur sosial yang berbeda-beda sehingga membentuk suatu kesatuan masyarakat yang serasi.

Kekerasan (violence):Ekspresi baik yang dilakukan secara fisik ataupun secara verbal yang mencerminkan pada tindakan agresi dan penyerangan pada kebebasan atau martabat seseorang yang dapat dilakukan oleh perorangan atau sekelompok orang.

Kekerasan Langsung (direct violence):Suatu bentuk kekerasan yang dilakukan secara langsung terhadap pihak-pihak yang ingin dicedrai atau dilukai

Kekerasan tidak langsung (indirect violence):Kekerasan yang dilakukan seseorang terhadap orang lain melalui sarana. Bentuk kekerasan ini cenderung ada pada tindakan-tindakan, seperti mengekang, meniadakan atau mengurangi hak-hak seseorang, mengintimidasi, memfitnah, dan perbuatan-perbuatan lainnya.

Konflik sosial:Salah satu bentuk hubungan antarindividu ataupun antarkelompok dalam masyarakat yang diikuti dengan tindakan yang saling mengancam dan kekerasan satu sama lain.

Konflik nonrealistik:Konflik yang bukan berasal dari tujuan-tujuan saingan yang bertentangan, tetapi dari kebutuhan untuk meredakan ketegangan, paling tidak dari salah satu pihak.

Konflik realistik:Konflik yang berasal dari kekecewaan individu atau kelompok atas tuntutan-tuntutan maupun perkiraan-perkiraan keuntungan yang terjadi dalam hubungan-hubungan sosial.

Konsiliasi:Suatu usaha untuk mengendalikan konflik dengan menggunakan lembaga-lembaga tertentu yang memungkinkan bagi masing-masing pihak yang bertikai dapat duduk bersama mendiskusikan persoalan-persoalan yang dipertentangkan.

Konsolidasi:Peneguhan atau penguasaan sikap individu atas keanggotaan yang tumpang tindih dalam berbagai kelompok sosial ke dalam wadah yang memiliki unsur-unsur kesamaan.

Mediasi (mediation):Upaya penyelesaian pertikaian oleh pihak ketiga, tetapi tidak diberikan keputusan yang mengikat.

Politik aliran (sektarian):Kegiatan politik yang terjadi sebagai akibat dari adanya sentimen primordial.

Primordialisme:Pemikiran yang mengutamakan atau menempatkan kepentingan suatu kelompok atau komunitas masyarakat pada tempat yang pertama atau perasaan kesukuan seseorang yang berlebihan.


0 komentar

Post a Comment