Jasa Pembuatan Web Sekolah/umum Go Design [klik untuk model]

Harga Rp.3000.000-5000.000

Jasa Pembuatan Blog Pembelajaran/Umum Go Design [klik untuk model]

Harga Rp.500.000-600.000

Perbaikan dan Instalasi PC/Laptop Klik Untuk Rincian Harga

Harga Instalasi Rp.95.000 Win+Ofice. Perbaikan Rp.65.000

Thursday, 19 May 2016

Kamus Sosiologi, Dad-, Daf-, Das-, Dat-, Day-

Dad-
Dadak merak: Topeng yang digunakan dalam tarian Reog. Dadak merak ini berukuran panjang sekitar 2, 25 meter, lebar sekitar 2, 30 meter, dan beratnya hampir 50 kilogram. Dadak merak juga digunakan dalam pesta mantu Jawa. Dadak merak merupakan topeng yang digunakan pada Reog Ponorogo.

Daf-
Daftar gambar: Bagian dalam laporan penelitian sosiologi yang memuat keterangan atau judul gambar/ilustrasi/diagram/peta yang ada dalam laporan penelitian.

Daftar isi: bagian dalam laporan penelitian sosiologi yang menunjukkan bagian-bagian dari laporan dan hubungan antara satu bagian dan bagian yang lain. Daftar isi sangat penting bagi pembaca sebab dapat membantu untuk melihat secara analitis isi laporan secara keseluruhan. Melalui daftar isi, pembaca dapat dengan mudah menemukan bagian-bagian mana yang ia anggap penting.

Das-
Das sein: Realita yang sebenarnya (sesuai kenyataan) terjadi.

Das sollen: Realita yang seharusnya (sesuai keinginan) terjadi.

Dat-
Data: Fakta-fakta atau keterangan-keterangan (informasi) yang digunakan sebagai sumber atau bahan untuk menemukan kesimpulan atau membuat keputusan-keputusan. Data berasal dari fakta-fakta yang telah dipilih untuk dijadikan bukti dalam rangka pembuktian atau penguatan alasan dalam pengambilan kesimpulan (konklusi).

Data diskrit: Data yang hanya mempunyai sejumlah nilai yang terbatas (bilangan asli) dan bila berupa angka selalu berupa bilangan utuh. Nilai diskrit yang tidak berupa angka, misalnya nilai benar dan salah.

Data eksternal: Data yang didapat dari orang lain atau hanya mengutip.

Data faktual: Data yang diperoleh dari subjek berdasarkan anggapan bahwa memang subjeklah yang lebih mengetahui keadaan sebenarnya dan peneliti berasumsi bahwa informasi yang diberikan oleh subjek adalah benar.

Data internal: Data yang asalnya diusahakan sendiri.

Data interval: Data yang memiliki jarak yang sama, namun tidak mempunyai nilai nol absolut (mutlak). Pada data ini, meskipun datanya nol, namun masih tetap memiliki nilai. Misalnya, nol derajat Celcius, ternyata masih ada niainya.

Data kontinu: Data yang mempunyai nilai berupa pecahan, misalnya pengukuran panjang, luas, isi, waktu, dan berat.

Data kualitatif: Data yang berbentuk kata-kata, bukan data yang berbentuk angka-angka.

Data kuantitatif: Data yang berbentuk angka-angka.

Data nonfaktual: Data mengenai subjek penelitian yang perlu digali secara tidak langsung lewat cara-cara pengukuran dikarenakan subjek penelitian biasanya tidak mengetahui faktanya.

Data ordinal: Data yang berjenjang atau data berbentuk peringkat. Misalnya, Pegawai Golongan I, II, III, dan IV.

Data primer: Data yang diperoleh secara langsung pada objek maupun responden.

Data rasio: Data yang memiliki jarak yang sama dan memiliki nilai nol absolut. Jadi nilai nol dalam data rasio berarti tidak ada nilainya sama sekali. Hasil pengukuran panjang (m), berat (Kg) adalah contoh data rasio. Bila nol meter, berarti tidak ada panjangnya, demikian pula nol Kg, artinya tidak ada beratnya. Data rasio dapat dikenakan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Data rasio, dengan demikian, merupakan data yang paling teliti. Data rasio dapat disusun pula menjadi data interval maupun data ordinal.

Data sekunder: Data yang diperoleh dari kepustakaan atau literatur.

Data sosiologis: Semua keterangan atau informasi mengenai objek sosiologi yang dibutuhkan untuk membuktikan sebuah teori yang dibuat peneliti. Data sosiologis sangat luas cakupannya. Semua objek pembicaraan sosiologi merupakan data. Data itu dapat berupa jumlah penduduk, umur dan jenis kelamin penduduk, sikap, tingkah laku, dan lain-lain. Semua data dan keterangan tersebut akan digunakan untuk merumuskan kesimpulan mengenai institusi sosial, interaksi sosial, norma dan nilai sosial, perubahan sosial, kebudayaan, stratifikasi sosial, serta status dan peran.

Day-
Dayak: Nama yang oleh penduduk pesisir pulau Borneo diberikan kepada penghuni pedalaman yang mendiami Pulau Kalimantan. Budaya masyarakat Dayak adalah budaya maritim atau bahari. Hampir semua nama sebutan orang Dayak mempunyai arti sebagai sesuatu yang berhubungan dengan “perhuluan” atau sungai, terutama pada nama-nama rumpun dan nama kekeluargaannya.

Lihat Juga
Kamus Sosiologi, Ded-, Def-, Dek-, Dem-, Dep-, Des-, Det-, Deu-, Dev-, Dew-. Klik di sini

Kamus Sosiologi, Dia-, Did-, Dif-, Dik-, Din-, Dir-, Dis-, Div-, Klik di sini 
Kamus Sosiologi, Doa-, Dok-, Dol-, Dom-, Don-, Dor-, Dou-, Dow-, Dra-, Dua-, Dug-, Duk-, Klik di sini


Sumber Kutipan Murni,
Haryanta, Agung Tri dan Eko Sujatmiko. 2012. Kamus Sosiologi. Aksara Sinergi Media. Surakarta.

0 komentar

Post a Comment