Jasa Pembuatan Web Sekolah/umum Go Design [klik untuk model]

Harga Rp.3000.000-5000.000

Jasa Pembuatan Blog Pembelajaran/Umum Go Design [klik untuk model]

Harga Rp.500.000-600.000

Perbaikan dan Instalasi PC/Laptop Klik Untuk Rincian Harga

Harga Instalasi Rp.95.000 Win+Ofice. Perbaikan Rp.65.000

Wednesday, 15 June 2016

Kamus Sosiologi, Ob-, Og-, Ok-, Ol-, On-

Ob-
Objek: Lihat objek sosiologi.

Objek formal sosiologi: Objek yang ditekankan pada hubungan antarmanusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. Objek formal sosiologi ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat.

Objek material sosiologi: Kehidupan sosial, gejala-gejala, dan proses hubungan antarmanusia yang memengaruhi kesatuan hidup manusia itu sendiri.

Objek penelitian ilmu sosial: Manusia dan fenomena-fenomena/gejala-gejala sosial. Materi dari ilmu sosial antara lain buah karya manusia, barang-barang peninggalan sejarah, tingkah laku, perbuatan manusia dalam macam-macam ekspresi, dan hasil kebudayaan yang seluruhnya dipikirkan secara sistematis dan diciptakan oleh akal budi manusia. Contohnya, yaitu penelitian tentang kenakalan remaja, kemiskinan, lingkungan kumuh, dan penyimpangan seksual.

Objek penelitian sosiologi: Lihat objek sosiologi.

Objek sosiologi: Masyarakat yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses yang timbul akibat hubungan manusia dalam masyarakat.

Objek studi sosiologi: Lihat objek sosiologi.

Objektif: Kebenaran yang dihasilkan suatu ilmu merupakan kebenaran pengetahuan yang jujur, apa adanya sesuai dengan kenyataan objektif, serta tidak tergantung pada suasana hati, prasangka, atau pertimbangan nilai pribadi. Objek dan metode ilmu tersebut dapat dipelajari dan diikuti secara umum. Kebenaran itu dapat diselidiki dan dibenarkan oleh ahli lain dalam bidang ilmu tersebut melalui pengujian secara terbuka yang dilakukan dari pengamatan dan penalaran fenomena.

Objektivasi: Proses meneruskan pengetahuan latar belakang tersebut kepada generasi berikutnya secara objektif.

Objektivitas: Sikap tidak terpengaruh oleh pendapat dan pertimbangan pribadi atau golongan tertentu.

Observasi atau pengamatan: Aktivitas yang dilakukan makhluk cerdas, terhadap suatu proses atau objek dengan maksud merasakan dan kemudian memahami pengetahuan dari sebuah fenomena berdasarkan pengetahuan dan gagasan yang sudah diketahui sebelumnya, untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk melanjutkan suatu penelitian. Ilmu pengetahuan biologi dan astronomi mempunyai dasar sejarah dalam pengamatan oleh amatir. Di dalam penelitian, observasi dapat dilakukan dengan tes, kuesioner, rekaman gambar dan rekaman suara. Cara observasi yang paling efektif adalah melengkapinya dengan pedoman observasi/pedoman pengamatan seperti format atau blangko pengamatan. Format yang disusun berisi item-item tentang kejadian atau tingkah laku yang digambarkan akan terjadi. Setelah itu, peneliti sebagai seorang pengamat tinggal memberikan tanda cek pada kolom yang dikehendaki pada format tersebut.

Observasi lapangan: Pengamatan terhadap perilaku manusia dalam keadaan alamiah.

Observasi partisipan: Penelitian yang menggunakan cara pengamatan terlihat dengan objek kajiannya.

Observees: Objek yang diamati.

Observer: Peneliti atau pengamat; orang yang diamati.

Og-
Ogung sabangunan: Musik tradisional adat suku bangsa Batak yang berupa seperangkat instrumen. Alat musik tersebut terdiri atas empat buah gendang (ogung), enam buah tagaining, sejenis gamelan Batak, lima buah berukuran besar dan sebuah berukuran kecil, satu buah sarune, sejenis alat tiup, dan sebuah hesek. Seperangkat alat musik tersebut dimainkan secara serentak dan teratur sesuai dengan birama yang telah ditentukan, sehingga menghasilkan alat musik yang indah dan khas. Alat musik tersebut dimainkan untuk mengiringi Tari Tor-Tor.

Ok-
Oktaf: Jarak antara nada dasar dan nada atasnya yang pertama. Oktaf terdiri dari tujuh tangga nada, lima nada utuh dan dua nada tengahan, diberi nama tangga nada A sampai dengan G.

Ol-
Oligarki: Sistem lapisan kekuasaan dengan garis pemisah yang tegas. Pembedaan lapisan pada masyarakat dengan tipe oligarki ini ditentukan oleh kebudayaan masyarakat tersebut, terutama pada kesempatan yang diberikan kepada seluruh warga untuk memperoleh kekuasaan-kekuasaan tertentu. Pada piramida kekuasaan tipe oligarki, kelas menengah merupakan warga yang paling banyak jumlahnya. Hal itu terjadi karena industri, perdagangan, dan keuangan memegang peranan yang lebih penting. Kesempatan untuk naik tingkat lapisan pada masyarakat dengan tipe oligarki bermacam-macam. Bahkan anggota masyarakat pada kelas menengah mempunyai kesempatan untuk menjadi penguasa. Tipe oligarki ditemukan pada masyarakat feodal yang telah berkembang.

On-
Onomasiologis: Perbedaan istilah di beberapa daerah. Misalnya, istilah menghadiri kenduri di beberapa daerah pemakai bahasa Sunda tertentu ada yang disebut ondangan, kondangan, atau kaodangan, sedangkan di beberapa tempat lainnya disebut nyambungan.

Ontologi: Salah satu kajian kefilsafatan yang paling kuno dan berasal dari Yunani. Studi tersebut membahas keberadaan sesuatu yang bersifat konkret. Tokoh Yunani yang memiliki pandangan yang bersifat ontologis dikenal seperti Thales, Plato, dan Aristoteles. Pada masanya, kebanyakan orang belum membedakan antara penampakan dengan kenyataan. Thales dikenal sebagai filusuf yang pernah sampai pada kesimpulan bahwa air merupakan substansi terdalam yang merupakan asal mula segala sesuatu. Namun yang lebih penting ialah pendiriannya bahwa mungkin sekali segala sesuatu itu berasal dari satu substansi belaka (sehingga sesuatu itu tidak bisa dianggap ada berdiri sendiri).

Lihat Juga
Kamus Sosiologi, Op-, Or-, Os-, Ot-, Ou-, Ov-, Klik di sini



Sumber Kutipan Murni,
Haryanta, Agung Tri dan Eko Sujatmiko. 2012. Kamus Sosiologi. Aksara Sinergi Media. Surakarta.

0 komentar

Post a Comment